Cerita Korban Pencurian yang Tangkap Pelaku Saat Kecelakaan Lalu Lintas

Kompas.com - 09/10/2018, 21:53 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian

KUPANG, KOMPAS.com - Muhammad  Yusuf Ritonga (29), mahasiswa Fakultas Hukum salah satu universitas di Sumatera Selatan, ditangkap aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Yusuf ditangkap bersama seorang temannya yang bernama Candra (30). Ia mencuri uang Rp 75 juta milik Fians Ndun, warga Kota Kupang.

Kaur Bin Ops Polres Kupang Kota Ipda I Wayan Pasek didampingi Kanit Pidum Ipda Yance Kadiaman mengatakan, dua pelaku tersebut mencuri uang di dalam jok sepeda motor milik Fians Ndun.

Penangkapan terhadap keduanya, lanjut Wayan, berlangsung di Jalan Later S, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak. 


Baca juga: Minta Maaf, Pencuri Mobil Cium Tangan Korbannya di Kantor Polisi

Ia ditangkap polisi bersama warga setempat yang menangkap basah aksi kedua pelaku saat mencongkel jok motor milik korban kemudian mengambil uang curian itu.

"Berdasarkan keterangan korban, jumlah uang di dalam jok motor sebanyak Rp 75 juta, serta kedua pelaku mengambil uang itu dengan menggunakan sebuah kunci modifikasi yang berbentuk bulat serta salah satu bagian ujungnya tajam dan tipis," ungkap Wayan.

Kejadian itu, sambung Wayan, berawal ketika korban melakukan penarikan uang pada Bank BRI Cabang Kupang sebanyak Rp 185 juta.

Namun di luar dugaan korban, salah satu pelakunya telah mengawasi korban sejak berada di dalam bank.

Sementara itu, pelaku lainnya telah menunggu di depan jalan utama. Namun keduanya belum mendapatkan kesempatan yang tepat ketika korban keluar dari bank tersebut.

"Kedua pelaku dengan menggunakan motor jenis matic, kemudian mengikuti korban yang pergi ke lokasi rumahnya yang sedang dibangun. Lalu korban memberikan uang kepada kepala tukang untuk membeli bahan material bangunan," urai Wayan.

Baca juga: Pencuri Sembelih 6 Kambing di Kandang Pemiliknya

Sisa uang sebanyak Rp 75 juta, kemudian disimpan ke dalam jok motor. Korban lalu bergegas pulang ke rumah dan memarkirkan kendaraan motornya di depan rumah dan masuk ke dalam rumah.

"Korban baru meninggalkan motornya beberapa menit, namun kedua pelaku langsung melancarkan aksinya dengan mencongkel bagasi motor kemudian mengambil uang yang terbungkus di dalam amplop cokelat itu, lalu bergegas meninggalkan lokasi kejadian," jelasnya.

Namun sayangnya, beberapa warga melihat aksi keduanya, sehingga mereka langsung kabur.

Warga berusaha mengejar keduanya yang berlari sampai dekat kantor PT Semen Kupang. Bahkan ada anggota Polair yang baru pulang turut mengejar kedua pelaku.

Para pelaku berhasil kabur dan warga pun kehilangan jejak para pelaku.

"Ketika tiba di jalan later S Kelurahan Namosain, kedua pelaku pun kehilangan kendali hingga terjatuh," ujar Wayan.

Saat terjatuh, korban yang ikut mengejar sempat menolong kedua pelaku. Korban sempat menaruh curiga, kalau yang mengalami kecelakaan adalah para pelaku.

"Begitu polisi yang ikut mengejar mendekat, korban kemudian memberitahukan bahwa dua pelaku yang mencuri uangnya. Setelah digeledah, akhirnya ditemukan uang sebanyak Rp 75 juta yang disimpan dalam tas para pelaku," jelasnya.

Polisi bersama warga setempat, langsung mengamankan keduanya dan membawa ke Polres Kupang Kota.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku, penyidik menilai tidak masuk akal, serta kemungkinan adanya jaringan lain yang turut terlibat dalam kasus ini.

"Kami masih terus melakukan pengembangan penyelidikan terhadap kasus penjambretan ini, serta mengungkap keterlibatan pelaku lain yang menjadi aktor dalam kasus serupa," tegasnya.

Baginya, kasus ini telah menjadi atensi pimpinan, dan kepada pelakunya akan diberikan efek jera yang setimpal.

Pihaknya pun tidak akan segan-segan menerapkan tindakan tembak di tempat bagi pelakunya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Dishub Mimika Segel Kantor Sendiri, Ini Duduk Perkaranya

Pegawai Dishub Mimika Segel Kantor Sendiri, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Angin Kencang di Dataran Tinggi Dieng, 1.092 Rumah dan 11 SD Rusak

Angin Kencang di Dataran Tinggi Dieng, 1.092 Rumah dan 11 SD Rusak

Regional
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Perusakan Mobil di Stadion Mandala Krida

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Perusakan Mobil di Stadion Mandala Krida

Regional
Fakta Kombes AW Diberhentikan Sementara dari Jabatannya, Diduga Langgar Prosedur hingga Diperiska di Mabes Polri

Fakta Kombes AW Diberhentikan Sementara dari Jabatannya, Diduga Langgar Prosedur hingga Diperiska di Mabes Polri

Regional
Sumbar Masuki Musim Penghujan, Warga Diminta Waspadai Potensi Banjir dan Longsor

Sumbar Masuki Musim Penghujan, Warga Diminta Waspadai Potensi Banjir dan Longsor

Regional
Peringati Hari Santri Nasional di Jombang, Kelompok Lintas Iman Ikut Apel dan Kirab

Peringati Hari Santri Nasional di Jombang, Kelompok Lintas Iman Ikut Apel dan Kirab

Regional
Suhu Meningkat Dampak Hari Tanpa Bayangan, Warga Diimbau Waspada

Suhu Meningkat Dampak Hari Tanpa Bayangan, Warga Diimbau Waspada

Regional
Kebakaran Hanguskan 50 Hektare Lahan di Dua Gunung di Karawang Selatan

Kebakaran Hanguskan 50 Hektare Lahan di Dua Gunung di Karawang Selatan

Regional
KPK Bantu Tertibkan Aset Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp 6,5 Triliun

KPK Bantu Tertibkan Aset Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp 6,5 Triliun

Regional
Polisi Olah TKP Kasus Kebakaran Hutan di Taman Nasional Gunung Tambora

Polisi Olah TKP Kasus Kebakaran Hutan di Taman Nasional Gunung Tambora

Regional
Kantor Paskibraka Bandung Terbakar, Saksi Dengar 3 Kali Ledakan

Kantor Paskibraka Bandung Terbakar, Saksi Dengar 3 Kali Ledakan

Regional
Fakta Baru Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon, Amankan 3 Buah Ponsel hingga FY Ditetapkan Tersangka

Fakta Baru Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon, Amankan 3 Buah Ponsel hingga FY Ditetapkan Tersangka

Regional
Cerita Reza, Anak Sopir Lulusan ITB IPK 3,98: Piagam Menutupi Lumut hingga Keluarga Jarang Makan Daging

Cerita Reza, Anak Sopir Lulusan ITB IPK 3,98: Piagam Menutupi Lumut hingga Keluarga Jarang Makan Daging

Regional
Gara-gara Status di Facebook, Pria di Bali Tusuk Istrinya

Gara-gara Status di Facebook, Pria di Bali Tusuk Istrinya

Regional
Pelaku Penusukan Istri di Bali Kerap Lakukan KDRT

Pelaku Penusukan Istri di Bali Kerap Lakukan KDRT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X