Aiptu Stefanus Pekuali Dimakamkan Secara Kedinasan di Samping Rumahnya

Kompas.com - 22/04/2019, 09:04 WIB
Jenazah Aiptu Stefanus, saat dimakamkan di samping rumahnya di Penfui, Kabupaten Kupang, NTT Dokumen Polres KupangJenazah Aiptu Stefanus, saat dimakamkan di samping rumahnya di Penfui, Kabupaten Kupang, NTT


KUPANG, KOMPAS.com - Aiptu Stefanus Pekuali (40), anggota Polres Kupang, yang gugur akibat kecelakaan lalu lintas saat pulang usai pengamanan Pemilu 2019, Jumat (19/4/2019) pagi, akhirnya dimakamkan.

Kasubag Humas Polres Kupang Iptu Simon Seran mengatakan, jenazah Stefanus dimakamkan secara kedinasan pada Minggu (21/4/2019) sore.

"Jenazah Aiptu Stefanus dimakamkan di Penfui, samping rumahnya," ungkap Simon, kepada Kompas.com, Minggu malam.

Baca juga: Fakta Gugurnya Aiptu Stefanus Pekuali Seusai Mengamankan Pemilu di Kupang

Upacara pemakaman itu, lanjut Simon, dipimpin langsung oleh Kapolres Kupang AKBP Indera Gunawan.

Penguburan jenazah, sebut Simon, diwarnai dengan tembakan salvo oleh anggota Polres Kupang.

"Upacara penguburan itu diawali dengan ibadah bersama keluarga, kerabat, tentangga dan anggota polisi," ujar dia.

Aiptu Stefanus meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

Baca juga: Sebelum Tewas Usai Pengamanan Pemilu, Aiptu Stefanus Telepon Istri Minta Siapkan Baju ke Gereja

Sebelumnya diberitakan, Aipda Stefanus Pekuali (40), tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pickup.

Kecelakaan maut ini terjadi pada Jumat (19/4/2019) pagi, sekitar pukul 05.30 Wita, di Jalan Timor Raya Kilometer 20, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Regional
Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Regional
Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Regional
Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Regional
Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Regional
Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Regional
Menag: Cadar dan Celana Cingkrang Tak Terkait dengan Ketaqwaan

Menag: Cadar dan Celana Cingkrang Tak Terkait dengan Ketaqwaan

Regional
Pembersihan Dihentikan, Akses Jalan di Agam Masih Tertutup Longsor

Pembersihan Dihentikan, Akses Jalan di Agam Masih Tertutup Longsor

Regional
Buron 4 Bulan, Pelaku Pembunuhan Sadis Tertangkap Saat Sembunyi di Kandang Ayam

Buron 4 Bulan, Pelaku Pembunuhan Sadis Tertangkap Saat Sembunyi di Kandang Ayam

Regional
Masuki Musim Hujan, Hulu Sungai Citarum Bakal Ditanam 1,9 Juta Pohon

Masuki Musim Hujan, Hulu Sungai Citarum Bakal Ditanam 1,9 Juta Pohon

Regional
Polisi Tangkap Warga Pemilik Senjata Rakitan dan Amunisi di Nias

Polisi Tangkap Warga Pemilik Senjata Rakitan dan Amunisi di Nias

Regional
Jelang HUT OPM 1 Desember, Kota Jayapura Dipastikan Aman

Jelang HUT OPM 1 Desember, Kota Jayapura Dipastikan Aman

Regional
Polisi Identifikasi 6 Pelaku Penyerangan yang Menewaskan Mahasiswa UMI

Polisi Identifikasi 6 Pelaku Penyerangan yang Menewaskan Mahasiswa UMI

Regional
Kronologi 4 Siswa Disengat Tawon, 1 Pelajar SD Tewas

Kronologi 4 Siswa Disengat Tawon, 1 Pelajar SD Tewas

Regional
Angkat Isu Kesetaraan Gender, Ketua DPC PPP Karawang Nyalon Bupati

Angkat Isu Kesetaraan Gender, Ketua DPC PPP Karawang Nyalon Bupati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X