Siswi SMA Mengaku Dicabuli Pria yang Baru Dikenalnya di Facebook

Kompas.com - 24/05/2019, 12:57 WIB
Ilustrasi pencabulan. Kompas.com/ EricssenIlustrasi pencabulan.

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang siswi SMA berinisial MT, dicabuli seorang pria berinisial R di kawasan hutan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti mengatakan, R merupakan pria yang baru dikenal MT melalui media sosial Facebook.

"Keduanya berkenalan melalui media sosial Facebook. Karena sudah sering berkirim pesan, akhirnya janjian untuk ketemu dan akhirnya terjadi pencabulan," ungkap Satrya kepada Kompas.com, Jumat (24/5/2019).

Baca juga: Pria 50 Tahun 2 Kali Cabuli Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur

Menurut Satrya, pencabulan dilakukan sebanyak empat kali pada waktu yang berbeda di kawasan hutan di Kota Kupang.

Satrya menyebut, pencabulan pertama pada Maret 2019 dan yang terakhir pada awal April 2019.

Peristiwa itu terungkap, setelah orangtua korban curiga melihat anak mereka dijemput dan diantar oleh pelaku pada malam hari.

Baca juga: Seorang Ayah 7 Kali Cabuli Anak Tiri di Rumah Mertuanya

Orangtua pun menanyakan pada korban terkait hubungan dengan pelaku. Korban mengaku sudah empat kali dicabuli oleh pelaku.

Karena tak terima anak diperlakukan tidak senonoh, orangtua korban lantas melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Kasus tersebut, saat ini masih dalam penyelidikan intensif oleh anggota kita," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KUA Tutup 1 Jam sehingga Ijab Kabul Terpaksa Mundur, Kepala KUA Diberi Sanksi

KUA Tutup 1 Jam sehingga Ijab Kabul Terpaksa Mundur, Kepala KUA Diberi Sanksi

Regional
Kostum Keraton Agung Sejagat Dijahit di Bantul, Sempat Dikira untuk Drumband

Kostum Keraton Agung Sejagat Dijahit di Bantul, Sempat Dikira untuk Drumband

Regional
Cerita Pelajar SMP Meraup Berkah dari Banjir Kahatex yang Lumpuhkan Jalan Bandung-Garut

Cerita Pelajar SMP Meraup Berkah dari Banjir Kahatex yang Lumpuhkan Jalan Bandung-Garut

Regional
Pengiriman Manggis Tasikmalaya ke China Dihentikan Akibat Wabah Virus Corona

Pengiriman Manggis Tasikmalaya ke China Dihentikan Akibat Wabah Virus Corona

Regional
Hoaks Wisatawan China di Pelabuhan Sekupang Terjangkit Virus Corona

Hoaks Wisatawan China di Pelabuhan Sekupang Terjangkit Virus Corona

Regional
63 Rumah Terdampak Banjir Lumpur Bondowoso, 2 Orang Terluka

63 Rumah Terdampak Banjir Lumpur Bondowoso, 2 Orang Terluka

Regional
KUA Tutup Ditinggal Melayat, Ijab Kabul Pasangan Pengantin Mundur

KUA Tutup Ditinggal Melayat, Ijab Kabul Pasangan Pengantin Mundur

Regional
Naik Pikap Seusai Pengajian, Santri Ponpes Jombang Dibacok

Naik Pikap Seusai Pengajian, Santri Ponpes Jombang Dibacok

Regional
30 Ton Sampah Diangkat dari Bendungan Walahar, Kebanyakan Eceng Gondok

30 Ton Sampah Diangkat dari Bendungan Walahar, Kebanyakan Eceng Gondok

Regional
Pemprov Kaltim Siapkan Daftar Inventarisasi Masalah untuk RUU Ibu Kota Negara

Pemprov Kaltim Siapkan Daftar Inventarisasi Masalah untuk RUU Ibu Kota Negara

Regional
Korban Tewas Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah Bertambah Jadi 7 Orang

Korban Tewas Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah Bertambah Jadi 7 Orang

Regional
Pengakuan Siswi SMP di Makassar yang Hilang 12 Hari, Diculik dan Disiksa

Pengakuan Siswi SMP di Makassar yang Hilang 12 Hari, Diculik dan Disiksa

Regional
Dua Jasad Pria Penuh Luka Ditemukan di Saluran Air Persawahan

Dua Jasad Pria Penuh Luka Ditemukan di Saluran Air Persawahan

Regional
 Diejek Gendut, Pria ini Bunuh Teman Kerja dan Bakar Mayatnya di Tumpukan Jerami

Diejek Gendut, Pria ini Bunuh Teman Kerja dan Bakar Mayatnya di Tumpukan Jerami

Regional
Ayah yang Menghamili Anak di Kediri Ditinggal Istri Jadi TKW

Ayah yang Menghamili Anak di Kediri Ditinggal Istri Jadi TKW

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X