Gempa Magnitudo 5,6 di Lembata Dirasakan hingga 6 Wilayah di NTT

Kompas.com - 17/06/2019, 14:00 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi Gempa Bumi

KUPANG, KOMPAS.com - Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/6/2019) siang.

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,99 derajat lintang selatan dan 123,04 derajat bujur timur.

Pusat gempa bumi berada pada 75 kilometer barat daya Kabupaten Lembata, dengan kedalaman 117 kilometer.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Lembata, NTT

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi," kata Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru Kupang Robert Owen Wahyu kepada Kompas.com, Senin siang.

Hasil analisis mekanisme sumber lanjut Robert, menunjukkan bahwa gempa di wilayah Laut Sawu ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (thrust fault).

Dugaan kuat sesar aktif yang menjadi pembangkit gempa ini adalah subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Eurasia.

Baca juga: Gempa Magnitudo 6.4 Magnitudo Guncang Maluku

Menurut Robert, guncangan gempa ini dilaporkan dirasakan di daerah Lembata, Kabupaten Ende dengan intensitas III-IV MMI, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Alor II-III MMI, Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao I-II MMI.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami,"tutupnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PKB dan PBB Gabung PDI-P Usung Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto

PKB dan PBB Gabung PDI-P Usung Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto

Regional
Pria Ini Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun

Pria Ini Perkosa Anak Kandung Selama 7 Tahun

Regional
4 Kisah Buaya Seret Tubuh Warga, Anak Istri Menjerit-jerit dan Selamat dengan Luka Robekan

4 Kisah Buaya Seret Tubuh Warga, Anak Istri Menjerit-jerit dan Selamat dengan Luka Robekan

Regional
Kronologi Hilangnya Tas Berisi Dana Desa Rp 161 Juta di Tempat Penitipan Toko

Kronologi Hilangnya Tas Berisi Dana Desa Rp 161 Juta di Tempat Penitipan Toko

Regional
Tak Perlu Rapid Test, Penumpang Kereta Pandanwangi Wajib Bermasker dan Lengan Panjang

Tak Perlu Rapid Test, Penumpang Kereta Pandanwangi Wajib Bermasker dan Lengan Panjang

Regional
Begal Rampas Motor Pasangan yang Sedang Pacaran, Pukul Kepala Korban dengan Martil

Begal Rampas Motor Pasangan yang Sedang Pacaran, Pukul Kepala Korban dengan Martil

Regional
Usai Tengok Orang Sakit, Pedagang Pasar di Madiun Ini Meninggal Terpapar Corona

Usai Tengok Orang Sakit, Pedagang Pasar di Madiun Ini Meninggal Terpapar Corona

Regional
Fakta di Balik Jenazah Bocah Bercelana SD di Tasikmalaya, Jatuh dari Truk dan Pergi Tak Pamit

Fakta di Balik Jenazah Bocah Bercelana SD di Tasikmalaya, Jatuh dari Truk dan Pergi Tak Pamit

Regional
Merasa Ditelikung, Kerabat Luhut Protes Gagal Dampingi Bobby Naustion di Pilkada Kota Medan

Merasa Ditelikung, Kerabat Luhut Protes Gagal Dampingi Bobby Naustion di Pilkada Kota Medan

Regional
Cerita Elivina, Guru Bergaji Rp 200.000, Berjualan dan Memikul Kemiri, Jalan Belasan Kilometer

Cerita Elivina, Guru Bergaji Rp 200.000, Berjualan dan Memikul Kemiri, Jalan Belasan Kilometer

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai | Oknum Polisi Jadi Pengedar Narkoba

[POPULER NUSANTARA] Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai | Oknum Polisi Jadi Pengedar Narkoba

Regional
Di Teluk Ambon, Carol Marie Menghilang...

Di Teluk Ambon, Carol Marie Menghilang...

Regional
Pedagang Meninggal karena Covid-19, Pasar Nglames Madiun Ditutup

Pedagang Meninggal karena Covid-19, Pasar Nglames Madiun Ditutup

Regional
Jenazah Bocah Bercelana SD di Tasikmalaya, Diduga Jatuh Saat Naik Truk ke Pangandaran, Ibu Syok

Jenazah Bocah Bercelana SD di Tasikmalaya, Diduga Jatuh Saat Naik Truk ke Pangandaran, Ibu Syok

Regional
Misteri Jenazah Bocah Bercelana SD Terungkap, Ini Penyebab Kematiannya

Misteri Jenazah Bocah Bercelana SD Terungkap, Ini Penyebab Kematiannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X