Kompensasi Pemadaman Listrik, Tagihan Warga untuk Bulan Depan Akan Dikurangi

Kompas.com - 07/08/2019, 18:54 WIB
General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya Ikhsan Asaad di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/8/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIGeneral Manager PLN Distribusi Jakarta Raya Ikhsan Asaad di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/8/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Ikhsan Asaad mengatakan, tagihan listrik warga yang terkena pemadaman akhir pekan lalu, akan berkurang pada bulan depan.

Pemotongan tagihan ini merupakan kompensasi dari PLN akibat listrik padam tersebut.

"Jadi, pelanggan tidak usah ke kantor PLN. Nanti secara otomatis, bulan depan, (PLN) akan mengurangi tagihan listriknya," ujar Ikhsan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/8/2019).

Ikhsan menyampaikan, PLN sudah memiliki data pelanggan yang terkena pemadaman listrik massal itu.

Dia memastikan semua pelanggan tersebut akan mendapatkan kompensasi sesuai ketentuan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017.

Baca juga: Pemprov DKI dan PLN Berencana Bangun Pembangkit Listrik Khusus MRT Jakarta

"Kita mengikuti Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017 yang mengatur itu. Jadi, jika pelayanan PLN itu tidak sesuai dengan tingkat mutu pelayanan, maka PLN wajib memberikan kompensasi," kata Ikhsan.

Sebelumnya diberitakan, pemadaman listrik di sekitar wilayah Jawa terjadi karena adanya gangguan pada transmisi sutet 500kv PLN di Jawa Barat, kemudian gas turbin 1 hingga 6 Suryabaya mengalami trip dan gas turbin 7 mengalami off.

PLN akan memberikan ganti rugi kepada masyarakat di wilayah Pulau Jawa yang listriknya padam.

Baca juga: Karena Mati Listrik, FAMI Gugat Presiden dan Dua Kementerian

Indikator yang dilihat sebagai pertimbangan ganti rugi adalah lama gangguan serta jumlah gangguan.

Ganti rugi yang diberikan berupa kompensasi pengurangan tagihan listrik kepada konsumen.

Kompensasi ini bervariasi, yaitu 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan yang dikenakan penyesuaian tarif.

Atau kompensasi 20 persen untuk konsumen pada golongan yang tidak dikenakan penyesuaian tarif.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Beredar Hoaks Corona, Gubernur Maluku Imbau Warga Tak Lengah

Banyak Beredar Hoaks Corona, Gubernur Maluku Imbau Warga Tak Lengah

Regional
Rumah Rusak Tertimpa Longsor di Cianjur, Puluhan Warga Mengungsi

Rumah Rusak Tertimpa Longsor di Cianjur, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
Bisa Lolos Razia, Ternyata Pedagang Miras Ini Punya Bunker di Bawah Kasur

Bisa Lolos Razia, Ternyata Pedagang Miras Ini Punya Bunker di Bawah Kasur

Regional
Banting Botol Bir di Pendopo Kabupaten, Anggota DPRD Tulungagung yang Ngamuk Diduga Sempat Minum Miras

Banting Botol Bir di Pendopo Kabupaten, Anggota DPRD Tulungagung yang Ngamuk Diduga Sempat Minum Miras

Regional
Bantah Dakwaan KPK, Bupati Nonaktif Sidoarjo: OTT Apa? Uangnya Dibawa Orang Lain

Bantah Dakwaan KPK, Bupati Nonaktif Sidoarjo: OTT Apa? Uangnya Dibawa Orang Lain

Regional
7 ODGJ Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya

7 ODGJ Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19 di RSJ Menur Surabaya

Regional
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Batal Diisolasi

Gubernur Babel Erzaldi Rosman Batal Diisolasi

Regional
Polisi Gadungan Tipu Belasan Perempuan, Ajak Kencan Malah Bawa Kabur Barang Korban

Polisi Gadungan Tipu Belasan Perempuan, Ajak Kencan Malah Bawa Kabur Barang Korban

Regional
Kisah Ana, Calon Jemaah Haji Asal Yogya yang Dua Kali Gagal Berangkat

Kisah Ana, Calon Jemaah Haji Asal Yogya yang Dua Kali Gagal Berangkat

Regional
Menko PMK: Semester Depan Masih Belajar Daring

Menko PMK: Semester Depan Masih Belajar Daring

Regional
Soal New Normal, Gubernur Maluku Ingatkan Kasus Flu Spanyol

Soal New Normal, Gubernur Maluku Ingatkan Kasus Flu Spanyol

Regional
15 Daerah di Sumbar Usulkan New Normal

15 Daerah di Sumbar Usulkan New Normal

Regional
Mengungkap Misteri Kematian Mantan Juragan Kulit Asal Magetan yang Ditemukan Tewas Membusuk di Gudang

Mengungkap Misteri Kematian Mantan Juragan Kulit Asal Magetan yang Ditemukan Tewas Membusuk di Gudang

Regional
Sidang Perdana, Bupati Nonaktif Sidoarjo Didakwa Terima Suap Rp 550 Juta dari Pengusaha

Sidang Perdana, Bupati Nonaktif Sidoarjo Didakwa Terima Suap Rp 550 Juta dari Pengusaha

Regional
Jabar Tetap Siapkan Gerakan Nasi Bungkus dan Dapur Umum

Jabar Tetap Siapkan Gerakan Nasi Bungkus dan Dapur Umum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X