Angin Kencang Landa NTT hingga 1 September, Warga Diimbau Hati-hati soal Ini

Kompas.com - 29/08/2019, 06:38 WIB
Ilustrasi angin debu Shutterstock.comIlustrasi angin debu

KUPANG, KOMPAS.com - Angin kencang melanda wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT), Rabu (28/8/2019).

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Maria Seran, mengatakan, kecepatan angin mencapai 40 hingga 50 kilometer per jam.

Baca juga: Tekanan Tinggi di Australia Picu Angin Kencang di NTT

"Angin kencang ini, melanda wilayah NTT, terutama Pulau Timor, Rote, Sabu, dan Sumba," ungkap Maria, kepada Kompas.com.

Menurut Maria, yang perlu diwaspadai pada kondisi cuaca tersebut yakni roboh atau tumbangnya papan reklame, baliho, dan pohon, serta atap rumah yang rusak atau ambruk.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan, agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan.

Baca juga: Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Kondisi angin kencang ini, kata Maria, juga dapat mengganggu kegiatan penerbangan.

"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga 1 September 2019 mendatang," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
Bulan ke-3 Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac China, 20 Persen Relawan Alami Gejala Ringan

Bulan ke-3 Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac China, 20 Persen Relawan Alami Gejala Ringan

Regional
Jelang Debat Pilkada, Cawabup Lamongan Nomor Urut 2 Positif Covid-19

Jelang Debat Pilkada, Cawabup Lamongan Nomor Urut 2 Positif Covid-19

Regional
Siswi Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kebun, Tutupi Kehamilan dengan Baju Longgar

Siswi Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kebun, Tutupi Kehamilan dengan Baju Longgar

Regional
Jelang Pencoblosan Pilkada Semarang, KPU Siapkan 1,2 Juta Surat Suara

Jelang Pencoblosan Pilkada Semarang, KPU Siapkan 1,2 Juta Surat Suara

Regional
Isu Urbanisasi Mencuat dalam Debat Kandidat Pilkada Wonogiri, Ini Tanggapan Kedua Calon

Isu Urbanisasi Mencuat dalam Debat Kandidat Pilkada Wonogiri, Ini Tanggapan Kedua Calon

Regional
7 Orang ASN di NTT Positif Covid-19 Usai Hadiri Pesta Nikah

7 Orang ASN di NTT Positif Covid-19 Usai Hadiri Pesta Nikah

Regional
Meninggal karena Covid-19, Bupati Situbondo Miliki Penyakit Bawan Hipertensi

Meninggal karena Covid-19, Bupati Situbondo Miliki Penyakit Bawan Hipertensi

Regional
Kasus Kerumuman Rizieq Shihab di Puncak Bogor, 12 Saksi Sudah Diperiksa, Tersangka Segera Ditetapkan

Kasus Kerumuman Rizieq Shihab di Puncak Bogor, 12 Saksi Sudah Diperiksa, Tersangka Segera Ditetapkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X