Buron 42 Hari, 3 Pelaku Penembakan Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Kompas.com - 09/10/2019, 09:42 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Angggota Kepolisian Resort Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap tiga pelaku pembunuhan Marince Ndun (48), ibu rumah tangga asal Dusun Faisue, Desa Oebela, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.

Marince dibunuh dengan cara ditembak menggunakan senjata api rakitan, Selasa (20/8/2019).

"Kasus ini berhasil kita ungkap kurang lebih 42 hari dari kejadian," kata Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (8/10/2019) sore.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Tewas Ditembak di Rumahnya

Tiga pelaku yang ditangkap bernama Efrain Lau alias Efa (55), Belandina Henukh alias Dina (53), dan Marten Luter Adu alias Luther (55).

Efrain dan Dina ditangkap pada 2 Oktober, sedangkan Luther ditangkap ada 5 Oktober.

"Saat ini mereka sudah diamankan dan diperiksa secara intensif di Mapolres Rote Ndao," ujar Bambang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
Bulan ke-3 Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac China, 20 Persen Relawan Alami Gejala Ringan

Bulan ke-3 Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac China, 20 Persen Relawan Alami Gejala Ringan

Regional
Jelang Debat Pilkada, Cawabup Lamongan Nomor Urut 2 Positif Covid-19

Jelang Debat Pilkada, Cawabup Lamongan Nomor Urut 2 Positif Covid-19

Regional
Siswi Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kebun, Tutupi Kehamilan dengan Baju Longgar

Siswi Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kebun, Tutupi Kehamilan dengan Baju Longgar

Regional
Jelang Pencoblosan Pilkada Semarang, KPU Siapkan 1,2 Juta Surat Suara

Jelang Pencoblosan Pilkada Semarang, KPU Siapkan 1,2 Juta Surat Suara

Regional
Isu Urbanisasi Mencuat dalam Debat Kandidat Pilkada Wonogiri, Ini Tanggapan Kedua Calon

Isu Urbanisasi Mencuat dalam Debat Kandidat Pilkada Wonogiri, Ini Tanggapan Kedua Calon

Regional
7 Orang ASN di NTT Positif Covid-19 Usai Hadiri Pesta Nikah

7 Orang ASN di NTT Positif Covid-19 Usai Hadiri Pesta Nikah

Regional
Meninggal karena Covid-19, Bupati Situbondo Miliki Penyakit Bawan Hipertensi

Meninggal karena Covid-19, Bupati Situbondo Miliki Penyakit Bawan Hipertensi

Regional
Kasus Kerumuman Rizieq Shihab di Puncak Bogor, 12 Saksi Sudah Diperiksa, Tersangka Segera Ditetapkan

Kasus Kerumuman Rizieq Shihab di Puncak Bogor, 12 Saksi Sudah Diperiksa, Tersangka Segera Ditetapkan

Regional
Modifikasi 'Airsoft Gun' Jadi Senjata Api, Pria Ini Ditangkap Polisi, Mengaku Belajar Otodidak

Modifikasi "Airsoft Gun" Jadi Senjata Api, Pria Ini Ditangkap Polisi, Mengaku Belajar Otodidak

Regional
Nestapa Hidup Guru Honorer di Perbatasan RI-Malaysia, Pernah Digaji Rp 1 Juta Setahun

Nestapa Hidup Guru Honorer di Perbatasan RI-Malaysia, Pernah Digaji Rp 1 Juta Setahun

Regional
Sekolah Ambruk Dihantam Angin, Murid Belajar di Bawah Pohon, Batu Jadi Meja

Sekolah Ambruk Dihantam Angin, Murid Belajar di Bawah Pohon, Batu Jadi Meja

Regional
Polisi Bongkar Praktik Prostitusi 'Online' Melalui Aplikasi MiChat, Amankan 19 Orang

Polisi Bongkar Praktik Prostitusi "Online" Melalui Aplikasi MiChat, Amankan 19 Orang

Regional
Patung Pahlawan Nasional Depati Amir Setinggi 12 Meter Dikerjakan Seniman Bali

Patung Pahlawan Nasional Depati Amir Setinggi 12 Meter Dikerjakan Seniman Bali

Regional
Lebih dari Sebulan 3 Anak di Langkat Hilang Misterius, Polisi Duga Diculik Bukan Dibunuh

Lebih dari Sebulan 3 Anak di Langkat Hilang Misterius, Polisi Duga Diculik Bukan Dibunuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X