Aniaya Pacar Pakai Besi hingga Jari Patah, Mahasiswa Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 08/11/2019, 07:02 WIB
thinkstock/lolostock

KUPANG, KOMPAS.com - Vence Dejetro Benu (26), mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan salah satu universitas swasta di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap polisi.

Vence dibekuk, karena menganiaya pacarnya Salomina Friskilia Samloi (23), dengan menggunakan sebatang besi.

Baca juga: Pura-pura Terserempet, 17 Perampok Aniaya dan Buang Sopir Truk, Kontainer Dibawa Lari

"Akibat penganiayaan itu, korban yang juga adalah mahasiswi sebuah sekolah tinggi di Kota Kupang, mengalami patah tulang pada tiga jari tangan kanan," ungkap Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi kepada Kompas.com, Kamis (7/11/2019) malam.

Kejadian itu, lanjut Bobby, berlangsung pada Senin (4/11/2019) lalu, di kamar kos milik tersangka, di Jalan Dalek Esa, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Bobby, antara tersangka dan korban sudah berpacaran selama 11 bulan.

Baca juga: Tonton Rekonstruksi, Warga Soraki Ibu yang Aniaya Anaknya hingga Tewas

Karena tak terima dianiaya, korban kemudian melapor kejadian itu ke Polres Kupang Kota.

Usai menerima laporan, polisi pun bergerak cepat dan menangkap pelaku. Saat ini pelaku telah dijebloskan ke dalam tahanan Mapolres Kupang Kota.

"Motif penganiayaan itu, sementara karena cemburu," kata Bobby.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KUA Tutup 1 Jam sehingga Ijab Kabul Terpaksa Mundur, Kepala KUA Diberi Sanksi

KUA Tutup 1 Jam sehingga Ijab Kabul Terpaksa Mundur, Kepala KUA Diberi Sanksi

Regional
Kostum Keraton Agung Sejagat Dijahit di Bantul, Sempat Dikira untuk Drumband

Kostum Keraton Agung Sejagat Dijahit di Bantul, Sempat Dikira untuk Drumband

Regional
Cerita Pelajar SMP Meraup Berkah dari Banjir Kahatex yang Lumpuhkan Jalan Bandung-Garut

Cerita Pelajar SMP Meraup Berkah dari Banjir Kahatex yang Lumpuhkan Jalan Bandung-Garut

Regional
Pengiriman Manggis Tasikmalaya ke China Dihentikan Akibat Wabah Virus Corona

Pengiriman Manggis Tasikmalaya ke China Dihentikan Akibat Wabah Virus Corona

Regional
Hoaks Wisatawan China di Pelabuhan Sekupang Terjangkit Virus Corona

Hoaks Wisatawan China di Pelabuhan Sekupang Terjangkit Virus Corona

Regional
63 Rumah Terdampak Banjir Lumpur Bondowoso, 2 Orang Terluka

63 Rumah Terdampak Banjir Lumpur Bondowoso, 2 Orang Terluka

Regional
KUA Tutup Ditinggal Melayat, Ijab Kabul Pasangan Pengantin Mundur

KUA Tutup Ditinggal Melayat, Ijab Kabul Pasangan Pengantin Mundur

Regional
Naik Pikap Seusai Pengajian, Santri Ponpes Jombang Dibacok

Naik Pikap Seusai Pengajian, Santri Ponpes Jombang Dibacok

Regional
30 Ton Sampah Diangkat dari Bendungan Walahar, Kebanyakan Eceng Gondok

30 Ton Sampah Diangkat dari Bendungan Walahar, Kebanyakan Eceng Gondok

Regional
Pemprov Kaltim Siapkan Daftar Inventarisasi Masalah untuk RUU Ibu Kota Negara

Pemprov Kaltim Siapkan Daftar Inventarisasi Masalah untuk RUU Ibu Kota Negara

Regional
Korban Tewas Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah Bertambah Jadi 7 Orang

Korban Tewas Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah Bertambah Jadi 7 Orang

Regional
Pengakuan Siswi SMP di Makassar yang Hilang 12 Hari, Diculik dan Disiksa

Pengakuan Siswi SMP di Makassar yang Hilang 12 Hari, Diculik dan Disiksa

Regional
Dua Jasad Pria Penuh Luka Ditemukan di Saluran Air Persawahan

Dua Jasad Pria Penuh Luka Ditemukan di Saluran Air Persawahan

Regional
 Diejek Gendut, Pria ini Bunuh Teman Kerja dan Bakar Mayatnya di Tumpukan Jerami

Diejek Gendut, Pria ini Bunuh Teman Kerja dan Bakar Mayatnya di Tumpukan Jerami

Regional
Ayah yang Menghamili Anak di Kediri Ditinggal Istri Jadi TKW

Ayah yang Menghamili Anak di Kediri Ditinggal Istri Jadi TKW

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X