Bawa 100 Batang Detonator, 5 Warga NTT Ditangkap Polisi

Kompas.com - 14/01/2020, 07:01 WIB
Ilsutrasi SHUTTERSTOCKIlsutrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Tim Intelair Subdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Nusa Tenggara Timur ( NTT) menangkap lima orang yang membawa 100 batang detonator Filipina.

Direktur Polairud Polda NTT Kombes Dwi Suseno mengatakan, lima warga yang ditangkap itu berasal dari Kabupaten Sikka, NTT.

Lima orang tersebut yakni SJ (34), RS (39), M (35), S (30) dan SU (39).

"Mereka ditangkap pada dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WITA," ujar Suseno kepada Kompas.com, Senin (13/1/2020) malam.

Baca juga: Minuman Sophia, dari Cerita Gubernur NTT hingga Dikritik Anggota Dewan

Lima pelaku tersebut membawa dan menguasai bahan peledak di sekitar Pelabuhan Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kabupaten Sikka.

Menurut Suseno, penangkapan itu berawal dari informasi yang beredar tentang maraknya pengedaran bahan baku pembuatan bom ikan di wilayah Kabuaten Sikka dan sekitarnya,

Berbekal informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan di wilayah tersebut.

Kemudian, dari hasil pendalaman, Tim Intelair Subdit Gakkum yang dibantu oleh kru KP Pulau Sukur 3007, berhasil menangkap lima orang pelaku yang membawa dan menguasai barang-barang tersebut.

Bahan peledak itu diambil dari pulau Pamana, Kabupaten Sikka dan hendak diedarkan ke wilayah Kabupaten Flores Timur.

Baca juga: Jualan Canang, Nenek 79 Tahun Ini Dibayar Pakai Uang Mainan

Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, berupa satu unit perahu motor tanpa nama.

Kemudian, 30 karung pupuk Matahari, dengan ukuran per karung 25 kilogram.

Selain itu, 100 batang detonator Filipina yang dikemas dalam sebuah dus warna putih dan dibungkus lakban kuning, serta lima unit telepon genggam.

"Pelaku diduga melanggar UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api,"kata Suseno.

Saat ini, lima pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Pos Polair Sikka guna penyidikan lebih lanjut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Menyekolahkan Mereka Lebih dari Rp 3 Miliar, Nyarinya Juga Hujan Panas demi Keperluan Mereka'

"Saya Menyekolahkan Mereka Lebih dari Rp 3 Miliar, Nyarinya Juga Hujan Panas demi Keperluan Mereka"

Regional
Lima Kecamatan di Kabupaten Semarang Masuk Zona Merah Covid-19

Lima Kecamatan di Kabupaten Semarang Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2021

Regional
Pengungsi Gempa di Majene Meninggal karena Kedinginan

Pengungsi Gempa di Majene Meninggal karena Kedinginan

Regional
Berlutut dan Menangis di Depan Wali Kota Malang, Istri Korban Longsor: Suami Saya, Pak, Suami Saya

Berlutut dan Menangis di Depan Wali Kota Malang, Istri Korban Longsor: Suami Saya, Pak, Suami Saya

Regional
Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2021

Regional
Pria Ini Ditangkap 5 Hari Sebelum Menikah, Terpaksa Ijab Kabul di Kantor Polisi

Pria Ini Ditangkap 5 Hari Sebelum Menikah, Terpaksa Ijab Kabul di Kantor Polisi

Regional
Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 20 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 20 Januari 2021

Regional
Bangun Solidaritas, Ganjar Kirim 15 Relawan untuk Bantu Penanganan Korban Gempa Sulbar

Bangun Solidaritas, Ganjar Kirim 15 Relawan untuk Bantu Penanganan Korban Gempa Sulbar

Regional
Gempa Magnitudo 5,5 di Maluku Tenggara, Warga: Kami Tidak Rasakan Gempa di Sini

Gempa Magnitudo 5,5 di Maluku Tenggara, Warga: Kami Tidak Rasakan Gempa di Sini

Regional
Warga Banyumas yang ke Luar Kota Wajib Kantongi Hasil Tes Cepat Antigen

Warga Banyumas yang ke Luar Kota Wajib Kantongi Hasil Tes Cepat Antigen

Regional
Kasus Corona di Karawang Tertinggi Selama 3 Hari, Berikut Sebarannya

Kasus Corona di Karawang Tertinggi Selama 3 Hari, Berikut Sebarannya

Regional
Tempat Tidur Penuh, 20 Pasien Covid-19 Dirawat di IGD RSUD Kanujoso Balikpapan

Tempat Tidur Penuh, 20 Pasien Covid-19 Dirawat di IGD RSUD Kanujoso Balikpapan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X