4 Sukhoi TNI Gelar Operasi di Perbatasan, Antisipasi Pencurian Ikan dan Penyelundupan

Kompas.com - 13/02/2020, 09:45 WIB
(Ilustrasi) Foto dirilis Jumat (29/11/2019), memperlihatkan pesawat tempur Sukhoi TNI AU melakukan pengisian BBM di udara saat Latihan Gabungan (Latgab) TNI Dharma Yudha 2019 di Pusat Latihan Tempur Marinir di Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur. Latihan gabungan tersebut selain memiliki misi menghentikan sebuah agresi yang mengancam kedaulatan bangsa, juga untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AD, TNI AL, dan TNI AU dalam kesiapsiagaan melaksanakan tugas operasi. ANTARA FOTO/ZABUR KARURU(Ilustrasi) Foto dirilis Jumat (29/11/2019), memperlihatkan pesawat tempur Sukhoi TNI AU melakukan pengisian BBM di udara saat Latihan Gabungan (Latgab) TNI Dharma Yudha 2019 di Pusat Latihan Tempur Marinir di Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur. Latihan gabungan tersebut selain memiliki misi menghentikan sebuah agresi yang mengancam kedaulatan bangsa, juga untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AD, TNI AL, dan TNI AU dalam kesiapsiagaan melaksanakan tugas operasi.

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak empat pesawat tempur Sukhoi SU-30 milik TNI Angkatan Utara menggelar Operasi ‘Lintas Panah 2020’ di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dan Australia.

Komandan Skuadron Udara 11 Letnan Kolonel Pnb Wanda Surijohansyah mengatakan, empat pesawat dan satu helikopter super puma milik TNI AU itu berasal dari Skuadron Udara 11 Lanud Hasanuddin Makassar.

Pesawat tempur buatan Rusia itu mendarat di Pangkalan TNI AU El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (12/2/2020).

“Tujuan operasi lintas panah 2020 ini, yakni kita akan menangkal niat musuh yang masuk ke wilayah kota. Kita tidak ingin terjadi Natuna dua,” kata Wanda yang merupakan pemimpin operasi tersebut.

Empat pesawat dan satu helikopter itu akan beroperasi selama 10 hari di NTT. Terdapat 13 penerbanga, 10 teknisi, dan 53 personel TNI AU yang ikut serta dalam operasi tersebut.

Pesawat itu, kata Wanda, akan menindak sejumlah kejahatan, seperti pencurian ikan di perairan Indonesia, penyelundupan, dan pembalakan hutan secara liar.

Kedatangan empat Sukhoi tersebut disambut Natoni (Tutur adat Timor) oleh sejumlah tokoh adat Suku Dawan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X