Cabuli Bocah 8 Tahun saat Tidur, Buruh Bangunan di Kupang Ditangkap

Kompas.com - 25/02/2020, 21:41 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang buruh bangunan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial DT (22), ditangkap polisi karena memasukkan kelaminnya ke mulut seorang bocah perempuan berinisial B (8).

"Kasus itu dilaporkan oleh orangtua B pada Kamis (20/2/2020) lalu," kata Kapolsek Alak Kompol I Gede Sucitra, kepada Kompas.com di Kupang, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: Kronologi Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Kejadian itu bermula saat DT bersama ayahnya yang bekerja sebagai tukang, memperbaiki rumah kerabat korban di Kelurahan Manutapen.

Saat itu, B yang merupakan siswi kelas II sekolah dasar, sedang tertidur pulas di dalam kamarnya.

"Sedangkan ibunya, tidur di dalam kamar yang lain," kata Gede.

Pelaku yang melihat B tertidur, masuk secara diam-diam ke dalam kamar. Ia pun langsung membuka mulut B dan memasukkan kemaluannya.

Saat menjalankan aksi, DT dipanggil ayahnya untuk membuat campuran semen. Ia pun keluar kemar dan menjalankan perintah sang ayah.

Usai membuat campuran semen, DT kembali ke kamar B.

Pelaku mengulangi tindakan tak senonohnya.

Namun, B pun tersadar dan berteriak. Teriakan itu membuat orangtua korban masuk ke kamar dan mendapati pelaku dalam keadaan setengah telanjang.

Baca juga: Bantah Siswa Makan Kotoran Manusia, Ini Klarifikasi Seminari BSB Maumere

Tak terima dengan perbuatan pelaku, keluarga korban langsung menghubungi polisi.

Pelaku pun langsung digiring ke Polsek Alak.

"Saat ini pelaku sudah kita tahan dan kita periksa secara intensif," kata Gede.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lima Kecamatan di Kabupaten Semarang Masuk Zona Merah Covid-19

Lima Kecamatan di Kabupaten Semarang Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2021

Regional
Pengungsi Gempa di Majene Meninggal karena Kedinginan

Pengungsi Gempa di Majene Meninggal karena Kedinginan

Regional
Berlutut dan Menangis di Depan Wali Kota Malang, Istri Korban Longsor: Suami Saya, Pak, Suami Saya

Berlutut dan Menangis di Depan Wali Kota Malang, Istri Korban Longsor: Suami Saya, Pak, Suami Saya

Regional
Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2021

Regional
Pria Ini Ditangkap 5 Hari Sebelum Menikah, Terpaksa Ijab Kabul di Kantor Polisi

Pria Ini Ditangkap 5 Hari Sebelum Menikah, Terpaksa Ijab Kabul di Kantor Polisi

Regional
Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 20 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 20 Januari 2021

Regional
Bangun Solidaritas, Ganjar Kirim 15 Relawan untuk Bantu Penanganan Korban Gempa Sulbar

Bangun Solidaritas, Ganjar Kirim 15 Relawan untuk Bantu Penanganan Korban Gempa Sulbar

Regional
Gempa Magnitudo 5,5 di Maluku Tenggara, Warga: Kami Tidak Rasakan Gempa di Sini

Gempa Magnitudo 5,5 di Maluku Tenggara, Warga: Kami Tidak Rasakan Gempa di Sini

Regional
Warga Banyumas yang ke Luar Kota Wajib Kantongi Hasil Tes Cepat Antigen

Warga Banyumas yang ke Luar Kota Wajib Kantongi Hasil Tes Cepat Antigen

Regional
Kasus Corona di Karawang Tertinggi Selama 3 Hari, Berikut Sebarannya

Kasus Corona di Karawang Tertinggi Selama 3 Hari, Berikut Sebarannya

Regional
Tempat Tidur Penuh, 20 Pasien Covid-19 Dirawat di IGD RSUD Kanujoso Balikpapan

Tempat Tidur Penuh, 20 Pasien Covid-19 Dirawat di IGD RSUD Kanujoso Balikpapan

Regional
Donasi untuk Korban Gempa Dipakai Beli Miras, Empat Remaja Diamankan

Donasi untuk Korban Gempa Dipakai Beli Miras, Empat Remaja Diamankan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X