Dimaki dan Diancam Akan Dipukul, Pastor di NTT Polisikan Anggota DPRD

Kompas.com - 21/03/2020, 21:41 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi

KUPANG, KOMPAS.com - Tak terima dimaki dan diancam akan dipukuli, Romo Yeremias Yohanes Watimena, pastor pembantu Paroki Santa Theresia Kanak-Kanak Yesus Panite yang bertugas di Stasi Noemuke, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur ( NTT) melaporkan seorang anggota DPRD setempat ke polisi.

Romo Jhon begitu ia biasa disapa, melaporkan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten TTS berinisial HB, di Polres TTS, Sabtu (21/3/2020) siang.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari, ketika dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon Sabtu malam, membenarkan laporan itu.

"Betul, dilaporkan tadi siang dan kami siap tindaklanjuti laporan itu," kata Jamari, singkat.

Baca juga: Kisah Balita di DIY Sembuh Covid-19 dan Ucapan Terima Kasih untuk Dokter Serta Perawat

Dihubungi terpisah, Romo Jhon mengaku melaporkan hal itu karena dimaki dan diancam akan dipukul oleh HB.

Selain itu, kata Romo Jhon, dirinya juga dihina di depan sejumlah warga dari agama lainnya yang saat itu sedang berada di lokasi kejadian.

"Dia maki saya berulang kali di depan banyak orang dan sebut daya preman. Bahkan, sempat dorong saya dan mau pukul. Saya hanya diam saja," ungkap Romo Jhon.

Kejadian itu, kata Romo Jhon, bermula pada 19 Maret 2020 kemarin, sekitar pukul 08.30 Wita, dirinya bertemu dengan HB untuk mengklarifikasi kalimat yang diucapkan sang legislator di mimbar Gereja Santo Dominikus Noemuke.

"Dia sampaikan ke umat, bahwa saya hanya tidur bangun dan buang air besar di Kampung Noemuke dan menyebut saya kecil seperti kuku jari tangan. Sehingga saya mendatangi rumahnya untuk klarifikasi," kata Romo Jhon.

Menurut Romo Jhon, apa yang disampaikan HB, terkait dirinya mendidik umatnya di wilayah itu, karena sudah jarang ke gereja dan tidak bekerja lagi.

"Itu masalah saya dengan umat sehingga mereka keluhkan hal itu kepada dia, sehingga di depan mimbar, anggota dewan menyebut saya sepeti itu," ungkap Romo Jhon.

Rupanya, kata Romo Jhon, saat dirinya menanyakan langsung ke HB, sang anggota dewan langsung membenarkan dan malah terus memakinya.

Baca juga: Balita yang Tewas Dianiaya Ayah, Ibu, dan Tante karena Persoalan Sepele, Seperti Sering Ngompol

Bahkan, Romo Jhon nyaris dipukul oleh HB.

Karena tak terima diperlakukan seperti itu, Romo Jhon kemudian mendatangi Mapolres TTS.

"Saya akan tetap proses dia dan tetap lanjut dan saya tidak ingin intervensi dewan dalam mengurus umat saya," kata dia.

Selain ke polisi, dirinya akan mengadukan anggota DPRD itu ke Partai Nasdem.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Tidur Penuh, 20 Pasien Covid-19 Dirawat di IGD RSUD Kanujoso Balikpapan

Tempat Tidur Penuh, 20 Pasien Covid-19 Dirawat di IGD RSUD Kanujoso Balikpapan

Regional
Donasi untuk Korban Gempa Dipakai Beli Miras, Empat Remaja Diamankan

Donasi untuk Korban Gempa Dipakai Beli Miras, Empat Remaja Diamankan

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Vaksin Tiba di Tasikmalaya pada 22 Januari 2021

Ridwan Kamil Pastikan Vaksin Tiba di Tasikmalaya pada 22 Januari 2021

Regional
Hakim dan Panitera Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Jombang Tunda Berbagai Persidangan

Hakim dan Panitera Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Jombang Tunda Berbagai Persidangan

Regional
40 Advokat Siap Dampingi Kakek Koswara yang Digugat Anaknya Rp 3 Miliar

40 Advokat Siap Dampingi Kakek Koswara yang Digugat Anaknya Rp 3 Miliar

Regional
Satu Lagi Warga Italia Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Lahan Rp 3 Triliun di Labuan Bajo

Satu Lagi Warga Italia Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Lahan Rp 3 Triliun di Labuan Bajo

Regional
Dua Tersangka Pembuang Mayat Mahasiswa Telkom Terima Upah, Diduga Uang Milik Korban Fathan

Dua Tersangka Pembuang Mayat Mahasiswa Telkom Terima Upah, Diduga Uang Milik Korban Fathan

Regional
Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di RS Rujukan Balikpapan Hampir Penuh

Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di RS Rujukan Balikpapan Hampir Penuh

Regional
Cari Penyebab Banjir Bandang Gunung Mas, Bupati Bogor Selidiki Kesalahan Tata Ruang

Cari Penyebab Banjir Bandang Gunung Mas, Bupati Bogor Selidiki Kesalahan Tata Ruang

Regional
Ridwan Kamil Beri Contoh Sekda dan Bupati Tasikmalaya Turun ke Lapangan, Bagi-bagi Masker ke Pasar hingga Gang Sempit

Ridwan Kamil Beri Contoh Sekda dan Bupati Tasikmalaya Turun ke Lapangan, Bagi-bagi Masker ke Pasar hingga Gang Sempit

Regional
Polisi Panggil Teman Pria Mahasiswi yang Sumpal Mulut Bayi dengan Kapur Toilet

Polisi Panggil Teman Pria Mahasiswi yang Sumpal Mulut Bayi dengan Kapur Toilet

Regional
Kristen Gray Dideportasi karena Pernyataan Bali Ramah LGBT, Ini Penjelasan Kemenkumham

Kristen Gray Dideportasi karena Pernyataan Bali Ramah LGBT, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Mengebut di Jalan, Pebalap Muda Pematangsiantar Meninggal akibat Tabrakan

Mengebut di Jalan, Pebalap Muda Pematangsiantar Meninggal akibat Tabrakan

Regional
Kepala Kantor Imigrasi Entikong Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemerkosaan

Kepala Kantor Imigrasi Entikong Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemerkosaan

Regional
Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X