Pemprov NTT Siapkan Rp 275 Miliar untuk Masyarakat yang Terdampak Corona

Kompas.com - 01/04/2020, 06:35 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat berbicara dalam kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi NTT Tahun 2019 di Hotel Aston, Kamis (25/4/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREGubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat berbicara dalam kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi NTT Tahun 2019 di Hotel Aston, Kamis (25/4/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyiapkan dana sebesar Rp 275 miliar untuk membantu masyarakat yang terkena dampak corona.

Hal itu disampaikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan keterangan pers di pelataran Gedung Sasando Kantor Gubernur, Selasa (31/3/2020).

Viktor mengatakan, pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 275 miliar yang akan dibagikan dalam bentuk bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

Menurut Viktor, anggaran yang dikucurkan itu di luar anggaran pengadaan fasilitas kesehatan dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis yang dipersiapkan untuk menangani pasien yang terjangkit virus korona sebesar Rp 104 miliar.

Baca juga: NTT Siapkan Rp 104 Miliar untuk Hadapi Virus Corona

“Kami akan bantu masyarakat dengan bantuan sosial sampai enam bulan ke depan,” ujar polisiti Partai Nasdem itu.

Viktor mengaku, telah memerintahkan pemerintah kabupaten dan kota di NTT, agar masing-masing menyiapkan dana bansos sebesar Rp 13 miliar.

Masyarakat yang berhak menerima bansos, kata Viktor, adalah pekerja harian seperti buruh, dan pekerja lainnya yang terpaksa tidak bekerja akibat corona.

Hingga Selasa malam, Provinsi NTT belum memiliki kasus positif Covid-19.

Tapi, sebanyak 628 warga, masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) tercatat di NTT.

Sedangkan, 6 orang masuk kategori pasien dalam pegawasan (PDP), dengan rincian 3 orang sembuh, 1 orang meninggal dan 2 orang masih menjalani perawatan medis.

Baca juga: Dampak Covid-19 di NTT, Mal Lippo Plaza Kupang Tutup Dua Pekan

Total pasien ODP dan PDP yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di NTT sebanyak 8 orang.

Saat ini, tim medis telah mengambil sampel cairan tenggorokan 31 ODP dan PDP untuk diuji di Balitbangkes RI di Jakarta.

Hasil uji laboratorium, 6 sampel telah diketahui hasilnya negatif Covid-19, sedangkan 25 sampel belum dikirim ke NTT.

Sementara itu, sebanyak 53 ODP telah selesai menjalani karantina mandiri selama dua pekan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Foto Calon Bupati yang Diisolasi di RS Menyebar, Keluarga Ancam Lapor Polisi

Foto Calon Bupati yang Diisolasi di RS Menyebar, Keluarga Ancam Lapor Polisi

Regional
Objek Wisata Tamansari Diserbu Wisatawan Saat Libur Panjang, Pengelola Buat Grup Kunjungan

Objek Wisata Tamansari Diserbu Wisatawan Saat Libur Panjang, Pengelola Buat Grup Kunjungan

Regional
Detik-detik Penumpang Kapal Terjun ke Laut, Sempat Duduk di Dek, Tatapan Kosong

Detik-detik Penumpang Kapal Terjun ke Laut, Sempat Duduk di Dek, Tatapan Kosong

Regional
Fakta Napi Kendalikan Narkoba, Polisi Sempat Ditolak Masuk Lapas hingga Ditemukan Ponsel

Fakta Napi Kendalikan Narkoba, Polisi Sempat Ditolak Masuk Lapas hingga Ditemukan Ponsel

Regional
Masalah Sampah Jadi Sorotan, Calon Petahana Pilkada Banjarmasin: Kita 4 Kali Raih Piala Adipura

Masalah Sampah Jadi Sorotan, Calon Petahana Pilkada Banjarmasin: Kita 4 Kali Raih Piala Adipura

Regional
Hari Ketiga Libur Panjang, 509.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Hari Ketiga Libur Panjang, 509.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Regional
Di Medan, Warga Turun Sejenak dari Mobilnya untuk Injak Poster Presiden Perancis

Di Medan, Warga Turun Sejenak dari Mobilnya untuk Injak Poster Presiden Perancis

Regional
Libur Panjang, Aktivitas Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Meningkat

Libur Panjang, Aktivitas Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Meningkat

Regional
Penumpang Kapal Loncat ke Laut di Selat Sunda lalu Menghilang

Penumpang Kapal Loncat ke Laut di Selat Sunda lalu Menghilang

Regional
2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X