Warga Boleh Gelar Pesta Saat Pandemi, Pemprov NTT: Kita Ingin Pulihkan Ekonomi...

Kompas.com - 06/10/2020, 22:16 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengizinkan masyarakat menggelar pesta selama pandemi Covid-19.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Jelamu mengatakan, pesta tersebut harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Misalnya, jumlah undangan pesta hanya setengah dari kapasitas ruangan.

"Kita ingin memulihkan ekonomi warga yang terburuk akibat pandemi corona," ungkap Marius kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (6/10/2020) malam.

Menurut Marius, dengan mengurangi jumlah tamu sampai 50 persen, aturan menjaga jarak bisa dilakukan.

Baca juga: Perjuangan Jurni, 3 Tahun Melawan Penyakit Langka di Wajahnya, Tak Punya Biaya Berobat

Pemprov NTT juga mewajibkan para tamu mengenakan masker dan mencuci tangan dengan sabun. Pesta itu juga hanya diizinkan berlangsung tiga jam.

Marius meminta, masyarakat tak lengah dengan penyebaran virus corona, meski pemerintah mengizinkan kembali pesta digelar.

Kelonggaran tersebut hanya bertujuan memulihkan kembali ekonomi daerah yang terpuruk akibat covid-19.

Dengan menggelar pesta, menurut Marius, ekonomi masyarakat kembali menggeliat.

“Kita sampaikan bahwa tujuan dibukanya kembali semua ini supaya menggerakkan roda ekonomi NTT yang sekarang stagnan,” kata Marius.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Foto Calon Bupati yang Diisolasi di RS Menyebar, Keluarga Ancam Lapor Polisi

Foto Calon Bupati yang Diisolasi di RS Menyebar, Keluarga Ancam Lapor Polisi

Regional
Objek Wisata Tamansari Diserbu Wisatawan Saat Libur Panjang, Pengelola Buat Grup Kunjungan

Objek Wisata Tamansari Diserbu Wisatawan Saat Libur Panjang, Pengelola Buat Grup Kunjungan

Regional
Detik-detik Penumpang Kapal Terjun ke Laut, Sempat Duduk di Dek, Tatapan Kosong

Detik-detik Penumpang Kapal Terjun ke Laut, Sempat Duduk di Dek, Tatapan Kosong

Regional
Fakta Napi Kendalikan Narkoba, Polisi Sempat Ditolak Masuk Lapas hingga Ditemukan Ponsel

Fakta Napi Kendalikan Narkoba, Polisi Sempat Ditolak Masuk Lapas hingga Ditemukan Ponsel

Regional
Masalah Sampah Jadi Sorotan, Calon Petahana Pilkada Banjarmasin: Kita 4 Kali Raih Piala Adipura

Masalah Sampah Jadi Sorotan, Calon Petahana Pilkada Banjarmasin: Kita 4 Kali Raih Piala Adipura

Regional
Hari Ketiga Libur Panjang, 509.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Hari Ketiga Libur Panjang, 509.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Regional
Di Medan, Warga Turun Sejenak dari Mobilnya untuk Injak Poster Presiden Perancis

Di Medan, Warga Turun Sejenak dari Mobilnya untuk Injak Poster Presiden Perancis

Regional
Libur Panjang, Aktivitas Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Meningkat

Libur Panjang, Aktivitas Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Meningkat

Regional
Penumpang Kapal Loncat ke Laut di Selat Sunda lalu Menghilang

Penumpang Kapal Loncat ke Laut di Selat Sunda lalu Menghilang

Regional
2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X