Demo Tolak Omnibus Law Cipta Kerja di Kupang Berlangsung Ricuh

Kompas.com - 09/10/2020, 16:34 WIB
Aksi demo tolak UU Omnibus Law di Kupang berlangsung ricuh Aksi demo tolak UU Omnibus Law di Kupang berlangsung ricuhAksi demo tolak UU Omnibus Law di Kupang berlangsung ricuh

KUPANG, KOMPAS.com - Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang digelar di depan Kantor DPRD NTT, Jumat (9/10/2020), berlangsung ricuh.

Para mahasiswa dari sejumlah organisasi kepemudaan itu menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Aksi berlangsung ricuh, karena mereka memaksa masuk ke kantor DPRD setempat dan dihalang ratusan aparat kepolisian. 

Pantauan Kompas.com, para mahasiswa yang marah sempat melempar aparat dengan batu.

Baca juga: Risma Marahi Pengunjuk Rasa: Saya Setengah Mati Bangun Kota Ini, Kamu Hancurin

Massa juga membakar ban bekas persis di Jalan El Tari Kupang.

Polisi yang ingin memadamkan api diterima dengan lemparan batu dari massa aksi.

Akibat lemparan dari arah belakang barisan aksi massa itu, para demonstran yang berada di bagian depan berlarian menyelamatkan diri.

Kericuhan tidak berlangsung lama, hanya sekira 10 menit. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Objek Wisata Tamansari Penuh, Pengunjung Enggan Pindai QR Code karena Dinilai Tidak Aman

Objek Wisata Tamansari Penuh, Pengunjung Enggan Pindai QR Code karena Dinilai Tidak Aman

Regional
Foto Calon Bupati yang Diisolasi di RS Menyebar, Keluarga Ancam Lapor Polisi

Foto Calon Bupati yang Diisolasi di RS Menyebar, Keluarga Ancam Lapor Polisi

Regional
Objek Wisata Tamansari Diserbu Wisatawan Saat Libur Panjang, Pengelola Buat Grup Kunjungan

Objek Wisata Tamansari Diserbu Wisatawan Saat Libur Panjang, Pengelola Buat Grup Kunjungan

Regional
Detik-detik Penumpang Kapal Terjun ke Laut, Sempat Duduk di Dek, Tatapan Kosong

Detik-detik Penumpang Kapal Terjun ke Laut, Sempat Duduk di Dek, Tatapan Kosong

Regional
Fakta Napi Kendalikan Narkoba, Polisi Sempat Ditolak Masuk Lapas hingga Ditemukan Ponsel

Fakta Napi Kendalikan Narkoba, Polisi Sempat Ditolak Masuk Lapas hingga Ditemukan Ponsel

Regional
Masalah Sampah Jadi Sorotan, Calon Petahana Pilkada Banjarmasin: Kita 4 Kali Raih Piala Adipura

Masalah Sampah Jadi Sorotan, Calon Petahana Pilkada Banjarmasin: Kita 4 Kali Raih Piala Adipura

Regional
Hari Ketiga Libur Panjang, 509.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Hari Ketiga Libur Panjang, 509.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Regional
Di Medan, Warga Turun Sejenak dari Mobilnya untuk Injak Poster Presiden Perancis

Di Medan, Warga Turun Sejenak dari Mobilnya untuk Injak Poster Presiden Perancis

Regional
Libur Panjang, Aktivitas Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Meningkat

Libur Panjang, Aktivitas Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru Meningkat

Regional
Penumpang Kapal Loncat ke Laut di Selat Sunda lalu Menghilang

Penumpang Kapal Loncat ke Laut di Selat Sunda lalu Menghilang

Regional
2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Telantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X