Kronologi Sepasang Kekasih Tewas Tergilas Truk Usai Terjatuh dari Sepeda Motor

Kompas.com - 24/10/2020, 15:36 WIB
Ilustrasi kecelakaan AUTOACCIDENTIlustrasi kecelakaan

KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi antara sepeda motor Honda Genio tanpa nomor polisi dengan truk tangki air DH 8585 EC yang dikemudikan Yundei Natalino Tulle (31), warga Perumahan BTN, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Akibatnya, pengendara dan penumpang sepeda motor berinisial AJZ (19), dan CGY (19), yang diketahui berpacaran tersebut tewas.

AJZ tewas di tempat, sementara CGY tews setelah dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Peristiwa itu terjadi di Jalan HR Koroh, Cabang Oelon III, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT, Jumat (23/10/2020) subuh.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota AKP Andri Aryansyah mengatakan, kecelakaan itu terjadi berawal dari pengendara sepeda motor Honda Genio hilang kendali setelah melihat sepeda motor di depannya menggerem mendakak menghindari jalan bergelombang dan berlubang.

Akibatnya, pengendara dan penumpang tersebut terjatuh dan terbentur di ban belakang kanan mobil truk tangki air.

Baca juga: Sepasang Kekasih yang Berboncengan Motor Tewas Tergilas Truk

Masih dikatakan Andri, pengendara sepeda motor yang jadi korban tersebut melaju dari arah berlawanan dengan mobil tangki air.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengamankan sopir truk tersebut.

"Sopir truk tangki air pun diamankan dan diperiksa," kata Andri, saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2020).

Selain mengamankan sopir truk tangki air, turut juga diamankan barang bukti sepeda motor Honda Genio dan truk tangki air ke Satlantas Polres Kupang Kota.

Baca juga: Seorang Istri Ajak 2 Pria Bersetubuh di Rumahnya Saat Suami Sedang Pergi, Digerebek Warga

Sebelumnya diberitakan, AJZ (19), pengendara sepeda motor Honda Genio tanpa nomor polisi tewas di tempat.

Sementara penumpang sepeda motor, CGY (19), tewas setelah dirawat di rumah sakit.

Saksi mata di lokasi kejadian bernama Apriyanto Kapitan (41) mengatakan, saat itu dia mengendarai sepeda motor dari arah Kelurahan Oepura beriringan dengan truk tangki dari belakang dengan jarak sekitar 30 meter.

Kemudian kedua korban pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Genio bergerak beriringan dengan satu sepeda motor lain di depan korban dari arah Kelurahan Bello (arah berlawanan).

Baca juga: Ibu di Muaraenim Ajak Anak Kandungnya Berhubungan Intim, Terbongkar Saat Digerebek Polisi Kasus Narkoba

Namun, saat tiba di lokasi kejadian, korban mendadak mengerem sepeda motornya karena sepeda motor di depannya menghindari lubang di sekitar lokasi kejadian.

Nahas, korban terjatuh ke arah mobil tangki air DH 8585 EC dan terbentur.

Pengendara mobil tangki air langsung mengecek keadaan korban bersama warga sekitar serta melaporkan ke Polsek Maulafa.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Pria yang Bacok Istri dan Mertuanya di Makassar, Sempat Lukai Polisi lalu Tewas Ditembak

 

(Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tes Menjelang Tatap Muka, 37 Guru di Padang Panjang Positif Covid-19

Tes Menjelang Tatap Muka, 37 Guru di Padang Panjang Positif Covid-19

Regional
10 Hari PPKM di Sukoharjo, 164 PKL Melanggar Jam Operasional

10 Hari PPKM di Sukoharjo, 164 PKL Melanggar Jam Operasional

Regional
Tim Eri Cahyadi-Armuji Yakin Gugatan Machfud Arifin-Mujiaman Ditolak MK, Ini Alasannya

Tim Eri Cahyadi-Armuji Yakin Gugatan Machfud Arifin-Mujiaman Ditolak MK, Ini Alasannya

Regional
Anggota Geng Motor Pelaku Penusukan di Sumedang Ditangkap di Purwakarta

Anggota Geng Motor Pelaku Penusukan di Sumedang Ditangkap di Purwakarta

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2021

Regional
Kasus Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Setelah Divaksin, Pelaku Ternyata Napi di Lapas Surabaya

Kasus Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Setelah Divaksin, Pelaku Ternyata Napi di Lapas Surabaya

Regional
'Saya Menyekolahkan Mereka Lebih dari Rp 3 Miliar, Nyarinya Juga Hujan Panas demi Keperluan Mereka'

"Saya Menyekolahkan Mereka Lebih dari Rp 3 Miliar, Nyarinya Juga Hujan Panas demi Keperluan Mereka"

Regional
Lima Kecamatan di Kabupaten Semarang Masuk Zona Merah Covid-19

Lima Kecamatan di Kabupaten Semarang Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2021

Regional
Pengungsi Gempa di Majene Meninggal karena Kedinginan

Pengungsi Gempa di Majene Meninggal karena Kedinginan

Regional
Berlutut dan Menangis di Depan Wali Kota Malang, Istri Korban Longsor: Suami Saya, Pak, Suami Saya

Berlutut dan Menangis di Depan Wali Kota Malang, Istri Korban Longsor: Suami Saya, Pak, Suami Saya

Regional
Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2021

Regional
Pria Ini Ditangkap 5 Hari Sebelum Menikah, Terpaksa Ijab Kabul di Kantor Polisi

Pria Ini Ditangkap 5 Hari Sebelum Menikah, Terpaksa Ijab Kabul di Kantor Polisi

Regional
Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X