Berniat 4 Anaknya Jadi ASN, Pensiunan Malah Tertipu Puluhan Juta

Kompas.com - 02/11/2020, 21:59 WIB
Ilustrasi uang/ upah minimum UMK UMP KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi uang/ upah minimum UMK UMP


KUPANG, KOMPAS.com - ML, warga Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, harus kehilangan uang puluhan juta rupiah.

Pria yang merupakan pensiunan Aparatur Sipil Negara ( ASN), itu menjadi korban penipuan WS, warga Kelurahan Bansone.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Markas Polres TTU.

Kasat Reskrim AKP Sujud Alif Yulamlam membenarkan laporan itu.

Baca juga: Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

"Laporannya sudah kami terima kemarin dan sudah kami tindaklanjuti," ungkap Sujud, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (2/11/2020) malam.

Kejadian itu, lanjut Sujud, bermula pada 2 Oktober 2019 lalu, saat WS meminta sejumlah uang sebanyak Rp 15.750.000 dari ML.

Selang dua hari kemudian atau pada 4 Oktober 2019, WS kembali meminta sejumlah uang sebesar Rp 5.250.000.

"Kepada pelapor (ML), terlapor (WS) berjanji bahwa uang tersebut nanti akan digunakan untuk menjamin empat anak pelapor bisa lulus jadi PNS tanpa harus melewati seleksi," ungkap Sujud.

Kepada ML, lanjut Sujud, WS juga mengatakan, empat anak ML akan langsung menerima Surat Keputusan (SK) sebagai ASN.

Kemudian, pada bulan Desember 2019, ML pun menagih janji, lantaran SK ASN tak kunjung diperoleh.

Baca juga: Mantan Anggota TNI AD Terlibat dalam Jual Beli Senjata di Papua

ML lalu berusaha untuk bertanya dan meminta kejelasan dari WS, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan yang pasti.

Atas kejadian tersebut ML kemudian mendatangi ruang SPKT Polres TTU untuk melapor, guna diproses hukum

"Laporannya sementara kita tindaklanjuti. Sudah ada dua orang yang diperiksa sebagai saksi. Sedangkan terlapor masih kita jadwalkan pemanggilannya," ujar dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tes Menjelang Tatap Muka, 37 Guru di Padang Panjang Positif Covid-19

Tes Menjelang Tatap Muka, 37 Guru di Padang Panjang Positif Covid-19

Regional
10 Hari PPKM di Sukoharjo, 164 PKL Melanggar Jam Operasional

10 Hari PPKM di Sukoharjo, 164 PKL Melanggar Jam Operasional

Regional
Tim Eri Cahyadi-Armuji Yakin Gugatan Machfud Arifin-Mujiaman Ditolak MK, Ini Alasannya

Tim Eri Cahyadi-Armuji Yakin Gugatan Machfud Arifin-Mujiaman Ditolak MK, Ini Alasannya

Regional
Anggota Geng Motor Pelaku Penusukan di Sumedang Ditangkap di Purwakarta

Anggota Geng Motor Pelaku Penusukan di Sumedang Ditangkap di Purwakarta

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2021

Regional
Kasus Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Setelah Divaksin, Pelaku Ternyata Napi di Lapas Surabaya

Kasus Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Setelah Divaksin, Pelaku Ternyata Napi di Lapas Surabaya

Regional
'Saya Menyekolahkan Mereka Lebih dari Rp 3 Miliar, Nyarinya Juga Hujan Panas demi Keperluan Mereka'

"Saya Menyekolahkan Mereka Lebih dari Rp 3 Miliar, Nyarinya Juga Hujan Panas demi Keperluan Mereka"

Regional
Lima Kecamatan di Kabupaten Semarang Masuk Zona Merah Covid-19

Lima Kecamatan di Kabupaten Semarang Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2021

Regional
Pengungsi Gempa di Majene Meninggal karena Kedinginan

Pengungsi Gempa di Majene Meninggal karena Kedinginan

Regional
Berlutut dan Menangis di Depan Wali Kota Malang, Istri Korban Longsor: Suami Saya, Pak, Suami Saya

Berlutut dan Menangis di Depan Wali Kota Malang, Istri Korban Longsor: Suami Saya, Pak, Suami Saya

Regional
Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Ridwan Kamil Sebut Tasikmalaya Lemah karena Tidak Muncul Berita Viral Covid-19

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2021

Regional
Pria Ini Ditangkap 5 Hari Sebelum Menikah, Terpaksa Ijab Kabul di Kantor Polisi

Pria Ini Ditangkap 5 Hari Sebelum Menikah, Terpaksa Ijab Kabul di Kantor Polisi

Regional
Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X