Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu Senilai Rp 354 Juta di Kupang

Kompas.com - 17/11/2020, 21:12 WIB
Ilustrasi uang palsu Kompas/Siwi Yunita CahyaningrumIlustrasi uang palsu

KOMPAS.com - Polres Kupang Kota menangkap pengedar uang palsu berinisial JB. Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita uang palsu senilai Rp 354 juta.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satria Binti mengatakan, tersangka sudah ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Kasus ini bermula dari adanya laporan dari salah seorang penjual di Kota Kupang yang menjadi korban kasus pengedaran uang palsu itu," kata Satria saat jumpa pers di Kupang dikutip dari Antara, Selasa (17/11/2020).

Satria menjelaskan, penungkapan kasus itu berawal dari laporan masyarakat di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan. Saat itu, ada seorang pembeli kain yang menggunakan uang palsu.

Baca juga: Jadi Korban Peredaran Uang Palsu, Pengemudi Ojol Ini Malah Gunakan Uangnya untuk Beli Ponsel

Kasir toko kain menolak uang dari pembeli itu.

Informasi tersebut diselidiki polisi selama sebulan. Tersangka sempat berpindah tempat untuk mengelabui polisi.

Polisi menangkap tersangka saat berada di Kota Kupang pada awal November. Dari hasil penangkapan itu, polisi mengetahui tersangka tinggal di salah satu kamar kos di Kupang.

"Dari hasil penyidikan tersangka sempat mengaku bahwa dia sempat menjual barang bukti berupa printer yang digunakan untuk mencetak uang di Kabupaten Kupang desa Oemofa," ujar Kapolres.

Setelah menjual printer, tersangka sempat kabur ke Kabupaten Timor Tengah Utara membawa uang yang dipalsukan. Sekitar satu bulan, tersangka kembali ke Kota Kupang membawa uang palsu.

Halaman:


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
Bulan ke-3 Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac China, 20 Persen Relawan Alami Gejala Ringan

Bulan ke-3 Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac China, 20 Persen Relawan Alami Gejala Ringan

Regional
Jelang Debat Pilkada, Cawabup Lamongan Nomor Urut 2 Positif Covid-19

Jelang Debat Pilkada, Cawabup Lamongan Nomor Urut 2 Positif Covid-19

Regional
Siswi Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kebun, Tutupi Kehamilan dengan Baju Longgar

Siswi Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kebun, Tutupi Kehamilan dengan Baju Longgar

Regional
Jelang Pencoblosan Pilkada Semarang, KPU Siapkan 1,2 Juta Surat Suara

Jelang Pencoblosan Pilkada Semarang, KPU Siapkan 1,2 Juta Surat Suara

Regional
Isu Urbanisasi Mencuat dalam Debat Kandidat Pilkada Wonogiri, Ini Tanggapan Kedua Calon

Isu Urbanisasi Mencuat dalam Debat Kandidat Pilkada Wonogiri, Ini Tanggapan Kedua Calon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X