Diduga Curi 11 Motor, 2 Maling dan 3 Penadah Ditangkap

Kompas.com - 16/02/2021, 23:04 WIB
Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, kepada Kompas.com di Mapolda NTT, Kamis (7/1/2020). KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKabidhumas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, kepada Kompas.com di Mapolda NTT, Kamis (7/1/2020).

KUPANG, KOMPAS.com - Tim Jatanras Ditreskrimum Polda NTT menangkap dua pencuri dan tiga penadah sepeda motor curian.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, dua pencuri itu biasa beroperasi di wilayah Kota Kupang.

Baca juga: Ribut Saat Acara Kumpul Keluarga, Kepala Desa dan 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka 

Kedua pencuri berinisial IVM alias Resing (34) dan AP alias Alex (18) itu diduga telah mencuri 11 motor.

Mereka ditangkap di Dusun Dendeng, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Kini, mereka telah ditahan di Polda NTT.

Sedangkan tiga penadah sepeda motor curian yakni JL alias Jak (28), MM alias Mansyur (32), dan YL alias Oni (46).

Krisna mengatakan, motor curian itu sempat dijual ke penadah dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta.

Tetapi, belasan motor itu ikut disita saat polisi menangkap pelaku dan penadah tersebut.

“Modus operandi, mereka mengincar kendaraan yang parkir kemudian mengambil kendaraan tersebut mengunakan kemampuan mereka merakit elektrik,” kata Krisna kepada Kompas.com, Selasa (16/2/2021).

Polisi telah menahan dan memeriksa lima orang tersebut.

"Kita akan tindak lanjut dan proses hukum lima orang pelaku ini," kata dia.

Baca juga: Heboh Dana Rp 9 Miliar ke Yudhoyono Foundation, Ini Penjelasan Bupati Pacitan Indartato

Akibat perbuatannya, kedua pencuri itu dijerat Pasal 363 Ayat 1 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Sedangkan tiga penadah dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X